Struktur dan Fungsi Otak

Struktur dan Fungsi Otak

Struktur dan Fungsi Otak

Struktur Otak

Struktur otak terbentuk atas 2 jenis sel, yaitu glia dan neuron. Glia memiliki fungsi guna menunjang serta melindungi neuron, sedangkan neuron berfungsi untuk membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang dikenal dengan potensi aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dengan mengirimkan berbagai macam bahan-bahan kimia disebut neurotransmiter. Neurotransmiter tersebut dikirimkan pada celah dikenal sebagai sinapsis. Avertebrata seperti serangga-serangga kecil mungkin memiliki jutaan neuron yang adapada otaknya, vertebrata besar dapat memiliki hingga 100 miliar neuron.

Fungsi Otak

Tanpa adanya otak, manusia tidak dapat hidup dan berkembang. Hal ini karena fungsi otak sangat penting bagi tubuh. Berikut fungsi otak manusia, antara lain :

1) Otak sebagai pusat regulasi guna melakukan berbagai macam aktivitas, kognisi, menyelesaikan masalah, merangsang kreativitas manusia, membuat perencanaan, mengontrol perasaan, berbahasa secara umum, memberikan penilaian, dan sebagainya.
2) Alat sensor terhadap perasaan, seperti tertekan, merespon segala sentuhan, tekanan, serta menghasilkan rasa sakit.
3) Alat dalam menerjemahkan verbal sehingga dapat mendengar, menangkap serta memaknai informasi dan dapat menangkap bahasa dalam bentuk suara.
4) Pusat dalam mengatur segala gerakan koordinasi antar otot pada tubuh dan pengaturan dalam keseimbangan, sehingga seseorang mampu untuk bergerak dan tidak terjatuh.
5) Pusat masuknya segala informasi visual untuk diterjemahkan ke dalam bentuk penglihatan yang sesuai dengan bentuk aslinya.
6) Otak memiliki fungsi sebagai penerjemah visual manusia, seperti membesarkan atau mengecilkan pupil mata, menggerakkan bola mata, serta mengatur gerakan tubuh manusia.
7) Dapat melakukan pengontrolan terhadap fungsi otomatis otak, contohnya untuk mengatur detak jantung, mengatur pernafasan, mengatur sirkulasi peredaran darah, serta mengatur sistem pencernaan.
8) Sebagai penjaga tubuh baik itu dalam keadaan tertidur maupun dalam keadaan sedang terjaga.
9) Menghasilkan perasaan, emosi, menciptakan rasa lapar, pengaturan produksi hormon, merangsang perasaan untuk senang, menciptakan rasa haus, mengatur metabolisme tubuh, memelihara homeostasis, serta mengatur memori jangka panjang manusia.


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

About The Author