Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Politik Nasional

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Politik Nasional

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Politik Nasional

Kebijaksanaan Nasional

Politik bahasa nasional adalah kebijaksanaan nasional yang berisi perencanaan, pengarahan dan ketentuan-ketentuan yang dapat dipakai sebagai dasar pengolahan keseluruhan masalah kebahasaan. Masalah kebahasaan di Indonesia merupakan jalinan dari: (1) masalah bahasa nasional, (2) masalah bahasa daerah, (3) masalah pemakaian dan pemanfaatan bahasa asing tertentu. Pengolahan keseluruhan masalah bahasa ini, memerlukan adanya suatu kebijaksanaan nasional yang dirumuskan sedemikian rupa sehingga kebijaksanaan nasional ini benar-benar terencana, terarah, dan menyeluruh.

Bahasa Nasional

Bahasa nasional ialah bahasa Indonesia yang diikrarkan dalam Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan yang terdapat dalam UUD 1945 Bab IV, Pasal 36, serta yang dirumuskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan pada tahun 1954.

Bahasa Daerah

Bahasa daerah adalah bahasa yang di samping bahasa nasional yang dipakai sebagai bahasa perhubungan intradaerah di dalam wilayah Republik Indonesia, bahasa-bahasa daerah merupakan sebagian dari kebudayaan Indonesia. Penjelasan tentang hal ini dapat dijumpai pada penjelasan pasal 36 UUD 1945.

Bahasa Asing

Bahasa asing untuk Indonesia adalah semua bahasa kecuali bahasa Indonesia, Melayu dan bahasa daerah. Dalam rangka pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia bagasa asing turut mewarnainya. Namun perlu diingat bahwa masalah pengembangan bahasa asing tidaklah termasuk kedalam masalah kebahasaan di Indonesia.

Kedudukan dan Fungsinya

Salah satu masalah kebahasaan yang perumusan dan dasar penggarapan perlu dicakup oleh kebijaksanaan nasional bidang kebahasaan adalah kedudukan dan fungsi bahasa-bahasa yang ada di Indonesia.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

About The Author