15 Sekolah SLB di Jakbar Pamerkan Produk Kerajinan Tangan

15 Sekolah SLB di Jakbar Pamerkan Produk Kerajinan Tangan

15 Sekolah SLB di Jakbar Pamerkan Produk Kerajinan Tangan

Walikota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) H Anas Efendi didampingi Sekretaris (Seko) Kota H Eldy, Ketua Kadin Jakbar Hotlan Panjaitan dan seluruh kepala satuan perangkat kerja daerah SKPD Jakbar menghadiri pembukaan pameran penyandang cacat stabilitas sekolah luar biasa (SLB) dari berbagai sekolah di Jakbar. Pembukaan pameran berlangsung di Gedung Ruang Ali Sadikin lantai dasar Blok A.

WALIKOTA Jakbar Anas Efendi dalam sambutannya mengimbau kepada pengusaha dan instansi pemerintah UMKM di Jakbar agar peduli terhadap peyandang cacat stabilitas untuk diberikan kemudahan berupa tempat, seperti di lingkungan panti sosial, gedung perkantoran, seperti halaman kantor kecamatan.

“Mereka pameran kerajinan tangan untuk membantu biaya pendidikan stabilitas,” kata Anas, Kamis (22/2/2018).

Ketua Kadin Jakbar Hotlan Panjaitan saat dikonfirmasi Reaksi menjelaskan,

sesuai dengan Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang Caesar, tentang kepedulian penyandang cacat, kami mengimbau kepada pengusaha agar memperhatikan maupun peduli terhadap anak sekolah penyandang cacat stabilitas karena mereka butuh perhatian dari semua golongan tanpa melihat agama suku dan ras.

“Tujuan Kadin karena pengusahalah yang layak untuk menjadi orang tua asuh walaupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dinas sosial ikut serta membatu anak SLB,” ujar Hotlan.

Hotlan menambahkan, dirinya pernah dihubungin SLB pertama kali. “Saya juga dihubungin untuk kedua kalinya. Saya berpikir apa hubungan Kadin dengan penyandang cacat stabilitas, namun saya meninjau langsung ke sekolah mereka, begitu saya melihat anak sekolah SLB begitu prihatin. Saya melihat dan bahkan mereka juga kreatif untuk karya tangan, sehingga saya mengambil kesimpulan untuk membawa forum walikota akan secepatnya mereka akan melakukan pameran karajinan tangan untuk membantu biaya hidup maupun dibebaskan dari segala hal pungutan di sekolah,” harapnya.

“Kami minta walikota maupun pengusaha agar memperhatikan mereka,” jelasnya.

Rusuwa, Kabag Umum mengatakan, pembukaan pameran dilaksanakan anak SLB

, mereka secara sah bersurat meminta kepada Pemkot Jakbat (Kabag Umum) untuk menyelenggarakan pamaren berbagi produk kerajinan tangan penyandang cacat stabilitas.

“Kami sebagai pemerintah wajib memberikan fasilitas berupa tempat untuk memamerkan hasil karya tangan mereka dalam waktu dua hari, yakni Kamis dan Jumat besok (22-23/2/2018),” terang Rusuwa.

Pengamatan Reaksi di lokasi, pembukaan disambut dengan berbagai tarian

dari anak binaan Sudin Parawisata Jakbar. Setelah menyambaut tarian, salah satu anak SLB, C Apliana Kumtum Mekar 02 kelas 2 SD, melantunkan satu lagu ‘Syukurilah Apa Adanya’, saat itu juga suasana menjadi hening ketika mendengarkan lagu tersebut.

 

Baca Juga :

About The Author